Showing posts with label Ensiklopedia Reptilia dan Amfibi. Show all posts
Showing posts with label Ensiklopedia Reptilia dan Amfibi. Show all posts

REPTIL DAN AMFIBI


Reptil dan amfibi merupakan dua kelas binatang yang berkerabat dekat. Uniknya, keduanya memiliki ciri berlawanan. Misalnya, amfibi berkulit halus dan basah, reptil berkulit kering dan bersisik.

Selain itu, ketika menetas, kebanyakan larva amfibi berada di air. Saat itu, mereka bernafas dengan insang, yang kemudian akan hilang ketika mereka tumbuh dewasa dan hidup di darat. Sedangkan reptil tidak mempunyai insang, dan ketika menetas anak reptil berada di atas tanah.

Amfibi
Amfibi adalah binatang yang hidup di dua alam, yaitu di air dan di darat. Termasuk dalam kelas ini adalah katak, salamander, dan sesilia. Kalau amfibi kecil bernafas dengan insang, ketika dewasa amfibi bernafas dengan paru-paru. Dimana oksigen masuk melalui kulit menuju ke darah dan sebaliknya karbondioksida keluar dari kulit.

Reptil
Reptil merupakan binatang melata. Kebanyakan binatang dari kelas ini menggunakan indera penglihatan, penciuman, dan sentuhan untuk mengenali lingkungan, menangkap mangsa, dan menghindari dari bahaya. Beberapa contoh reptil diantaranya ular, kura-kura, buaya, iguana, komodo, dan kadal.
Reptil merupakan binatang berdarah dingin. Mereka menghangatkan tubuh dengan berjemur di matahari.

KATAK


Katak merupakan amfibi yang paling tangkas. Hewan ini dapat melompat dari satu tempat ke tempat yang lain dengan mudah. Binatang yang sebagian hidupnya dihabiskan di air ini memiliki kaki berselaput, kaki belakang yang panjang, dan kulit yang halus.

Terdapat lebih dari 5000 jenis katak di dunia. Mereka tergabung dalam ordo Anura, yang terbagi menjadi 33 keluarga. Beberapa jenis katak di antaranya katak banteng (Rana catesbeiana), katak macam tutul (Rana pipiens), katak pohon abu-abu (Hyla versicolor), dan katak panah beracun (Dendrobates pumilio).
Di masa kawin, katak-katak jantan sering mengeluarkan suara atau nyanyian untuk memikat katak betina. Suara inidihasilkan oleh kantung suara yang terletak di sekitar lehernya. Uniknya, setiap jenis katak memiliki karakteristik suara atau panggilan yang berbeda.

Saat melompot, katak menumpukkan seluruh gerakannya di kaki belakang. Katak melompat dengan mata tertutup. Dan ketika mendarat, tubuhnya melengkung dan kaki depan bertindak sebagai rem.

Katak sering di sebut bangkong, padahal katak dan bangkong (keluarga Bufonidae)  tidak sama meskipun serupa. Misalnya, dari bentuk kaki. Kaki bangkong lebih pendek dari katak, dan tidak betul-betul berselaput. Kulitnya kasar berkutil dan cukup kering. Perbedaan lainnya, bangkong lebih banyak menghabiskan waktu di daratan kering.

FAKTA MENARIK:
·        Selama musim dingin katak berhibernasi (tidur panjang) di dalam lumpur atau di bawah bebatuan dan batang kayu, dan tidak akan bangun sampai musim panas atau musim semi tiba.
·        Katak terkecil berasal dari Brasil. Amfibi ini berukuran 9,8 milimeter.

BUAYA AIR ASIN


Buaya air asin (Crocodylus porosus) merupakan binatang terbesar di antara reptile lain. Seekor buaya air asin jantan dewasa rata-rata memiliki panjang 5 meter, dengan berat 500 kilogram. Sedangkan buaya air asin betina dewasa berukuran sepanjang 2,5 – 3 meter.

Binatang ini dapat hidup di tengah laut, muara-muara air payau, hinggansungai-sungai berair tawar di wilayah Asia Tenggara dan Australia bagian utara.
Menurut penelitian, buaya termasuk hewan yang cerdas. Reptile ini memiliki insting yang kuat terhadap bahaya. Buaya juga merupakan pemburu yang andal, karena selalu sukses dalam memangsa korbannya.

Buaya air asin menggunakan beberapa cara dalam memburu mangsa. Mula-mula binatang ini melakukan pengintaian dari dalam air atau tepi sungai, lalu menunggu sampai si mangsa dekat dengannya, baru kemudian menyergap dan menarik mangsa itu ke dalam air hingga mati tenggelam.

FAKTA MENARIK:
·        Seekor bayi buaya yang ingin menetas menggunakan gigi atas untuk memecahkan dinding telur.
·        Jenis kelamin bayi buaya tergantungpada suhu telur. Bayi buaya betina berkembang di dalam telur yang panas, sedangkan bayi buaya jantan berkembang di dalam telur yang dingin.
·        Buaya dan alligator dua jenis binatang yang berbeda. Perbedaan ini bias dilihat dari bentuk moncong dan gigi.

KOMODO


Komodo (Varanus komodoensis) adalah kadal terbesar di dunia. Panjangnya dapat mencapai tiga meter, dengan berat antara 80 – 140 kilogram. Hewan ini mempunyai indera yang kuat dan dianggap sebagai reptile yang paling maju intelegensinya.
Komodo tergolong kelompok karnivora. Kadal buas ini memburu mangsa dengan mengendap diam-diam, lalu menyergapnya cepat. Binatang yang paling sering dimangsa komodo adalah semua jenis binatang yang dapat ditangkapnya, diantaranya rusa kecil, babi liar, dan kerbau.

Komodo dewasa memiliki cakar yang tajam di jari-jarinya yang berguna untuk mencengkram mangsa.  Selain kuat dan dapat mengoyak mangsa dengan cepat, gigitan komodo juga dapat menimbulkan infeksi mematikan bagi binatang atau manusia yang digigitnya. Itu dikarenakan air  liur komodo mengandung 50 jenis bakteri berbahaya.

Komodo termasuk satwa langka yang harus dilindungi keberadaannya. Jumlah reptile ini sekarang sekitar 6000 ekor saja. Di dunia komodo hanya terdapt di Nusa Tenggara Timur, Indonesia yaitu di Pulau Komodo dimana pulau ini ditetapkan sebagai salah satu tujuh keajaiban dunia pada tahun 2012 oleh yayasan New 7 WondersSelain di Pulau Komodo, komodo juga dapat dijumpai di Padar, Rinca, Gili Motang, dan Utara Flores.

FAKTA MENARIK :
·    Telur komodo biasanya dijaga oleh induknya. Uniknya, anak yang baru menetas tidak dijaga, justru sering dimakan.
·        Dalam seabad terakhir sudah lebih 12 orang tewas akibat digigit komodo.
·     Komodo dipercaya merupakan asal mula karakter naga, yang banyak terdapat dalam cerita dan dongeng rakyat Cina.


SALAMANDER



Salamander merupakan nama yang umum digunakan bagi gabungan 500 jenis amfibi dari ordo Caudata atau Urodela. Beberapa amfibi yang termasuk dalam golongan salamander di antaranya keluarga kadal air (Salamandridae), aksolot (Ambystoma mexicanum), mudpuppy (Necturus maculosus), dan hellbender (Cryptobranchus alleganiensis).

Lingkungan hidup salamander beragam, mulai dari kolam atau genangan air, rawa, sungai, danau, hutan-hutan basah, dan daerah rumput-rumputan.

Kebanyakan salamander mempunyai tubuh langsing, kulit halus, kaki pendek, dan ekor panjang.

Hampir semua salamander pemakan daging. Amfibi ini menangkap mangsa dengan bergerak perlahan ke arah mangsa, baru kemudian menangkapnya tiba-tiba dengan lidah atau menjepitnya di antara gigi-giginya yang tajam. Mangsa salamander kebanyakan serangga, laba-laba, dan cacing tanah.

Supaya tidak dimakan pemangsa, salamander memperthankan dirinya dengan beragam cara. Beberapa salamander mempunyai kelenjar beracun di sekitar leher, ekor, dan kulitnya. Salamander Kalifornia (Ensatina eschsholtzii) menakuti pemangsa dengan kibasan ekornya. Sedangkan salamander jenis lain justru melepaskan ekornya, yang akan tumbuh lagi setelah itu.

Fakta menarik :

Tidak seperti salamander yang kebanyakan bertelur di luar, salamander api meletakkan, menetaskan, dan menumbuhkan telur di dalam perutnya. Ketika lahir, bayi salamander api mirip sekali salamander dewasa, hanya lebih kecil.

Salamander merupakan binatang pemalu. Amfibi ini menghabiskan waktunya dengan cara bersembunyi.


ULAR PITON


Semua jenis ular dalam keluarga piton(Phytonidae) merupakan pemburu dan pemakan daging. Keluarga ini melumpuhkan mangsa dengan melilit dan mencekiknya sampai mati lemas, baru kemudian menelannya bulat-bulat. Mangsanya katak, tikus, kijang, dan buaya.

Beberapa jenis piton, termasuk ular terpanjang di dunia. Contohnya ular piton raja (Python reticulatus), dari Asia Tenggara dan Semenanjung Malaysia, dengan panjang sampai 10 meter. Kerabat dekatnya, ular piton karang India (Phyton molurus) tumbuh sampai 7,5 meter.

Kebanyakan piton memiliki alat pendeteksi panas yang terletak di lidah dan mulutnya. Organ ini berguna untuk mendeteksi panas yang dikeluarkan oleh mangsa atau objek lain, yang umumnya lebih panas dari pada lingkungan sekitar.
Kalau kebanyakan ular meninggalkan telurnya setelah dikeluarkan, tidak begitu dengan piton. Piton betina akan menjaga dan mengerami telurnya. Secara terus-menerus, induk ini akan bergerak perlahan, melingkar di atas telur-telurnya. Tujuannya supaya telur piton mendapat kehangatan. 

 Fakta Menarik : 
·         Dalam mitologi Yunani, ular dikaitkan dengan kematian dan musuh berbahaya. Contohnya Medusa, seorang perempuan Yunani berambut ulat. Menurut cerita, ia dapat membunuh manusia dengan tatapan matanya.
·         Untuk menarik mangsa ke dalam kerongkongannya, rahang bawah ular bekerja secarah terpisah. Salah satu sisi menarik terlebih dulu, kemudian diikuti oleh sisi yang lain.
·         Sealain bekerja secara terpisah, rahang bawah ular bisa terlepas dari tengkoraknya

IGUANA HIJAU

Iguana hijau (iguana iguana) merupakan salah satu anggota keluarga Iguana (iguanidae). Reptil ini banyak ditemukan di Negara–Negara seperti Meksiko, Brasil bagian selatan, Paraguay, sampai Kepulauan Karibia.


Binatang yang termasuk kelompok kadal ini kebanyakan hidup di hutan hujan dan daerah lembab yang letaknya dekat dengan sungai, danau, atau sumber air lain. Bermodalkan jari dan kuku–kukunya yang panjang, binatang ini bisa kita temukan hidup di dahan –dahan pohon, yang tingginya 100 meteran dari permukaan tanah.
Iguana hijau dikenal sebagai binatang penyendiri yang menyukaikehidupan tenang. Binatang ini jarang sekali berinteraksi dengan binatang lain. Kalau sesekali kita melihatnya berkelompok, kemingkinan karena binatang–binatang itu sedang berjemur di panas matahari.
Iguana hijau memiliki beberapa cara untuk menghadapi pemangsa, seperti melarikan diri, menggertak balik dengan mengembangkan jumbai-jumbai di lehernya, atau dengan menggigit dan mencambukkan ekornya. Selain itu, jika dekat air, iguana hijau bisa melompat ke air dan berenang menjauh dari pemangsanya.
Fakta menarik :
Selain menggali satu liang untuk menyimpan telurnya, seekor iguana yang baru bertelurjuga menggali beberapa liang palsu guna mengelabuhi binatang yang ingin memakan telur-telurnya.

KURA – KURA GALAPAGOS

 
Kura – kura Galapagos ( Geochelone elephantopus ) ditemukan di kepulauan Galapagos, di wilayah Ekuador. Binatang ini merupakan kura –kura raksasa dan terbesar di antara jenis kura – kura lain. Dulu terdapat 14 jenis kura – kura Galapagos, tapi kini tersisa 11 jenis saja.
Seekor kura – kura Galapagos bisa mencapai  berat 225 kilogram, dengan panjang sampai 1,8 meter. Kura – kura ini hidup dengan memakan rumput – rumputan, daun, kaktus, dan buah – buahan.
Kura – kura Galapagos tidak pernah tergesa – gesa dalam hidupnya, bahkan cenderung lambat. Binatang ini baru bangun di jam 7 sampai 8 pagi dan sudah beristirahat sebelum matahari terbenam atau sekitar jam 5 soreh. Selama beberapa jam itu ia memakan rumput – rumputan dan tunas – tunas disekitarnya.
Selama abad 18 dan abad 19, kura – kura Galapagos banyak diburu manusia untuk dijadikan makanan pokok. Pertama kali ditemukan terdapat sekurangnya 250.000 ekor kura – kura di kepulauan Galapagos, kini jumlah itu kemungkinan tinggal  15.000 ekor saja.

Fakta Menarik :
  1. Harriet, kura – kura Galapagos betina yang dulu hidup di kebun binatang Australia, tercatat sebagai kura – kura Galapagos tertua. Binatang ini mati tahun 2006, di usia 176 tahun.
  2. Kura – kura Galapagos bisa bertahan hidup dengan posisi terbalik dan tanpa makanan hingga berminggu – minggu.
  3. Simbiosis mutualisme, kutu di tubuh kura – kura Galapagos merupakan makanan burung kutilang.